Rangkuman METOPENKUALI buku 2

 

         
        Penulis:
Dr. Abdul Fattah Nasution, M.Pd

Editor:
Dr. Hj. Meyniar Albina, MA

Layout:
Zulfa

Cetakan pertama, Januari 2023, 15.5 x 23cm








       
Bab I. Presepektif Metode Penelitian
Metode penelitian merupakan cara ilmiah yang digunakan untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian didasarkan pada ciri-ciri keilmuan yaitu rasional, empiris, dan sistematis. Data penelitian dibedakan menjadi data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk angka, sedangkan data kualitatif hadir dalam bentuk kata, kalimat, ungkapan narasi, dan gambar. Berdasarkan cara memperolehnya, data dibagi menjadi data primer dan data sekunder. Berdasarkan skala pengukurannya terdiri dari data nominal,ordal,interval dan rasio
Metode penelitian dapat dibedakan berdasarkan tujuan, penelitian dapat berupa penelitian dasar, penelitian terapan, dan penelitian pengembangan. Mempunyai tujuan utama yaitu menemukan pemahaman yang mendalam. Dalam kajian ilmu sosial, peneliti dipengaruhi oleh paradigma fakta sosial,definisi sosial, dan perilaku sosial yang membantu peneliti dalam memahami fenomena yang diteliti.

Bab II. Definisi dan Karakteristik
Penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk meneliti objek pada kondisi alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci. Penelitian ini berangkat dari data di lapangan, memanfaatkan teori sebagai penjelas, dan dapat menghasilkan atau mengembangkan teori baru. Komponen utama penelkitian kualitatif yaitu, ada sata yang datang dari berbagai sumber, terdiri dari prosedur-prosedur analisis yang berbeda, dan laporan tertulis.
Penelitian kualitatif menggunakan pola berpikir induktif dan sering digunakan untuk menghasilkan grounded theory. Perspektif partisipan lebih diutamakan dan peneliti berfungsi sebagai alat pengumpul data. Hasil penelitian biasanya berupa deskripsi dan interpretasi dalam konteks waktu serta situasi tertentu. Beberapa jenis penelitian kualitatif antara lain studi kasus, grounded theory, penelitian historis, fenomenologi, etnometodologi, dan etnografi.

Bab III. Masalah, Topik dan Fokus Penelitian
Dalam penelitian kualitatif masalah penelitian pada awalnya masih belum jelas, bersifat sementara, kompleks, dan dapat berkembang setelah peneliti berada di lapangan. Persyaratan dalam penelitian yaitu, masalah dapat menutup kesenjangan dalam literatur, mereplesikan ilmu pengetahuan yang ada, memperdalam penelitian sebelumnya, memberi suara pada orang yang terpinggirkan, dan dapat memberikan saran pada praktik yang ada.
Penentuan topik penelitian harus didasarkan pada bidang kajian utama, misalnya dalam bidang manajemen yang mencakup (manajemen keuangan, pemasaran, operasional, dan sumber daya manusia).
Fokus penelitian dalam penelitian kualitatif bersifat fleksibel dan dapat berubah sesuai kondisi di lapangan.

Bab IV. Perspektif Teoretis dan Grounded Theory.
Teori memeberi peneliti "lensa" untuk melihat masalah rumit dan sosial, fokus pada aspek data dan penyediaan kerangka kerja untuk melakukan analisis. Fenomenologi adalah studi tentang pengetahuan yang berasal dari kesadaran. Karakteristik fenomenologi yaitu deskriptif, reduksi, esensi, dan intensionalitas. Fokus fenomenologi pada textural description (apa yang dialami subjek tentang fenomena) dan structural description (bagaimana subjek mengalami dan memaknai pengalamannya). Persepektif teoritis yang dikembangkan secara induktif dari data lapangan yaitu Interaksi Simbolis, Etnometodologi, Studi Dokumen/Teks, Observasi Alami, Wawancara Terpusat, Studi Sejarah, dan Grounded Theory (teori membumi).

Bab V. Studi Kasus
Studi kasus digunakan untuk memahami suatu kelompok individu secara mendalam, utuh, holistik, intensif, dan naturalistic.

Bab VI. Strategi Sampling
Penelitian kualitatif menggunakan strategi sampling yaitu Porposive Sampling: peneliti secara sengaja memilih individu dan lokasi untuk meneliti. 
Snowball Sampling: pengembangan sampel dari informan ke informan lain yang relevan. 
Memilih Informan yang Baik: informan yang baik adalah yang memiliki pengetahuan dan pengalaman mendalam.

Bab VII. Instrumen dan Data Penelitian
Dalam penelitian kualitatif, peneliti merupakan instrumen kunci (human instrument). Data penelitian kualitatif berupa kata-kata, tindakan, dokumen, foto, dan statistik.

Bab VIII. Teknik Observasi
Observasi dibagi menjadi observasi partisipan dan nonpartisipan. Jenis partisipasi meliputi, partisipasi pasif (hadir di lokasi namun tidak berinteraksi), partisipasi moderat (kadang berpartisipasi, kadang tidak), partisipasi aktif (mengikuti apa yang dilakukan orang-orang di lapangan), dan partisipasi lengkap (peneliti sudah terlibat sepenuhnya).

Bab IX. Wawancara
Tiga jenis wawancara yaitu wawancara terstruktur (digunakan bila peneliti telah mengetahui dengan pasti informasi apa yang akan diperoleh), wawancara tidak terstruktur (wawancara bebas di mana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang sistematis), dan wawancara terbuka terstandar (menggunakan urutan pertanyaan yang sudah dibakukan).

Bab X. Teknik Analisis Dokumen
Dokumen dibagi menjadi, dokumen pribadi (catatan harian, surat, autobiografi), dokumen resmi (memo, pengumuman, instruksi), dan dokumen budaya populer (televisi, film, iklan). Fotografi dan film merupakan sumber data yang penting, seperti foto temuan di lapangan dan foto yang dihasilkan peneliti sendiri.

Bab XI. Catatan Lapangan
Catatan lapangan adalah catatan tertulis tentang apa yang didengar, dilihat, dialami, dan dipikirkan dalam rangka pengumpulan data.

Bab XII. Kode Data Kualitatif (Coding)
Pengkodean adalah proses mengelompokkan data kualitatif ke dalam tema-tema. Tahap coding yaitu, pengkodean terbuka (mengidentifikasi kategori dari data mentah secara induktif), pengkodean aksial (menghubungkan kategori-kategori yang telah ditemukan), pengkodean selektif (memilih kategori inti dan menghubungkannya secara sistematis dengan kategori lain), penulisan memo analitis (catatan reflektif peneliti tentang proses analisis).

Bab XII. Analisis Data
Teknik data kualitatif yaitu, analisis domain (memperoleh gambaran umum tentang situasi sosial yang diteliti), analisis taksonomi (menjabarkan domain yang dipilih menjadi terperinci untuk mengetahui struktur internal), analisis komponensial (mencari ciri spesifik pada setiap struktur internal dengan mengontraskan antar elemen), dan model lain (seperti analisis model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan).

Bab XIV. Proposal dan Laporan Penelitian Kualitatif
Proposal penelitian kualitatif bersifat singkat dan umum, karena masalah penelitian bersifat sementara dan berkembang setelah peneliti berada di lapangan. Isi proposal mencangkup, latar belakang masalah, fokus penelitian, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, kajian pustaka, metode penelitian, dan jadwal penelitian.
Laporan penelitian merupakan dokumentasi lengkap dari seluruh proses dan temuan penelitian. Laporan penelitian kualitatif biasanya memuat: pendahuluan, kajian teori, metode penelitian, hasil penelitian dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran.




Comments

Popular posts from this blog

Peran Keluargaku Dalam Membentuk Sikap Saling Membantu di Lingkungan Sekitarku

Rangkuman buku METOPENKUALI 1